Home KOMUNITAS Film PANTJAK, Refleksi Simpul Kreativitas dalam Cipta Ruang di Cilacap

Film PANTJAK, Refleksi Simpul Kreativitas dalam Cipta Ruang di Cilacap

7 min read
0
0
642
Para kru berfoto bersama sebelum film diputar. Foto: Cilacap Kreatif

MAJALAHSUKSES.COM – CILACAP – JAWA TENGAH. “Membangun ekosistem ekonomi kreatif bukan cuma tugas satu orang atau satu pihak saja. Bergerak berdampak baik sesama insan kreatif, adalah makna yang coba dibangun oleh Cilacap Kreatif dalam menginisiasi cipta ruang Peken Banyumasan & Peken Tjilatjapan selama 4 episode dengan tema Tjakrawedana yang terinspirasi dari Bupati pertama Cilacap” begitu kata Romi Angger Hidayat, founder Cilacap Kreatif.

Event yang dalam semua episodenya telah diselenggarakan di area Eks Pemintalan Cilacap tersebut, didokumentasikan dan menjadi sebuah film dokumenter dengan judul “PANTJAK”. Film tersebut disutradarai oleh pemuda asal Cilacap Dismas Panglipur dan diproduseri oleh Romi Angger Hidayat atau akrab disapa Bang Jabrand.

Sineas muda yang masih menimba ilmu di IT Telkom Purwokerto memberikan alasan mengapa diberi judul Pantjak. Menurutnya, latar belakangnya dulu ya di Peken (peken Tjilatjapan). Tjakrawedana sendiri itu merupakan bupati pertama Cilacap. Dan Tjakrawedana itu hanya sampai empat.

“Karena kita sebagai orang Cilacap, sebagai Tjakrawedana. Kita Tjakrawedana kelima. Orang-orang yang bisa mengembangkan Cilacap dalam dunia kreatif dan lain-lainlah. Yang kita ingin ajak di sini anak-anak kreatif untuk mengaktifkan ruang-ruang historical di Cilacap agar ngga mati. Di pemintalan ini ingin kita aktivasi karena merupakan pabrik pemintalan terbesar di Asia Tenggara (saat itu). Jadi, panca artinya lima dan Tjakrawedana.” Jelas Dismas yang berrambut gondrong itu.

Kiri: Dismas Panglipur (sutradara), tengah: Olyvia Jasso (script writer), kanan: Romi Angger Hidayat (produser). Foto: Cilacap Kreatif

Ratusan orang hadir untuk menyaksikan pemutaran perdana film tersebut pada Selasa dan Rabu (21-22/11) di Dakota Cinema Plaza cilacap. Sebagian besar dating bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam berbagai organisasi/komunitas. Termasuk dari Pemerintah Kabupaten Cilacap pun hadir untuk memberikan dukungan.

Tak ketinggalan, para pemeran dalam film juga hadir. Heru Santoso (Masih aktif sebagai penanggung jawab PT. Industri Sandang Nusantara) serta para “veteran” yang pernah berjaya pada masanya, yakni Budiyono (60 tahun, eks General Manager), Sugiyono (73 tahun, eks Kepala Seksi Umum) dan Subarkah (76 tahun, eks Kaur Akuntansi).

Dalam film berdurasi sekitar 30 menit itu diceritakan oleh para pemeran, mulai dari awal beroperasi hingga berhentinya dengan masing-masing sudut pandangnya. Mulai dari meniti karir, hubungan dengan sesama karyawan, kondisi perusahaan dan lain-lain. Para penonton seolah masuk ke lorong waktu ikut menyelam dalam kisah mereka.

Usai pemutaran film, dilanjut sesi talkshow dengan narasumber para pemain dan Apresiasi Pentahelix Collaboration Cilacap Kreatif yang diberikan kepada para pihak yang selama ini mendukung kegiatan-kegiatan Cilacap Kreatif.

Yuria Ekalitani, salah satu penonton memberikan mengungkapkan kesannya. “Sangat terharu sekali setelah menonton film tadi. Dan saya bangga bahwa yang mmbuat film ini putra daerah dari Cilacap” kata owner Bosteak itu.

“Kegiatan yang dibangun bukan hanya seremonial, tapi lebih kepada konsisten agar pesan dan maknanya sampai secara terus menerus kepada khalayak” harap Romi. “Terima kasih untuk semua yang hadir dan mendukung” ungkap Dismas. (Mdn).

Comments

comments

Load More Related Articles
Load More By Majalah Sukses
Load More In KOMUNITAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Apa Itu Mata Uang Kripto? Mengapa Terus Berkibar?

Tweet JAKARTA – MAJALAHSUKSES.COM. Dalam beberapa tahun terakhir, mata uang kripto a…